宿玟
2019-05-23 13:21:11
2017年4月28日下午8点09分发布
2017年4月28日下午8:09更新

JALUR LAUT。 Presiden Joko Widodo dan Presiden Rodrigo Duterte akan meresmikan jalur pelayaran untuk perdagangan dari Davao City menuju ke Bitung,Sulawesi Utara pada Minggu,4月30日。

JALUR LAUT。 Presiden Joko Widodo dan Presiden Rodrigo Duterte akan meresmikan jalur pelayaran untuk perdagangan dari Davao City menuju ke Bitung,Sulawesi Utara pada Minggu,4月30日。

雅加达,印度尼西亚 - Hubungan perdagangan antara印度尼西亚dengan菲律宾人semakin erat dengan dibukanya jalur pelayaran dari达沃市dan General Santos menuju ke Bitung di Manado。 Jalur pelayaran itu akan diresmikan oleh Presiden Joko“Jokowi”Widodo dan Presiden Rodrigo Duterte pada Minggu,4月30日。

Kedua pemimpin akan membuka upacara peresmian usai menghadiri KTT ke-30 ASEAN di Manila pada Sabtu esok。

Pelayaran itu akan dilayani kapal Roll-on Roll-off (RoRo)dengan kapasitas 500 TEU(t wenty foot equivalent units )dan dioperasikan oleh Asian Marine Transport System。 Kapal akan mulai beroperasi perdana pada hari Minggu,4月30日dan bisa memberikan pelayanan setiap pekan。

Otoritas Pembangunan Mindanao(MinDA)mengatakan jalur pelayaran antara菲律宾人menuju ke印度尼西亚diharapkan dapat meningkatkan perdagangan dan hubungan kedua negara。

“Koneksi di jalur laut dengan area di Asia Tenggara yang berkembang EAGA(East ASEAN growth area)penting dalam memperkuat hubungan dagang di antara negara-negara anggotanya。 Apalagi jalur laut itu secara langsung mendukung target di pilar EAGA lainnya seperti sektor bisnis,pariwisata dan sosial-budaya serta pendidikan,“ujar Ketua MinDA,Abul Khayr Alonto。

Proyek prioritas

Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Filipina,Arturo Boncato Jr. mengatakan layanan kapal RoRo menjadi salah satu proyek prioritas bagi negara-negara Brunei-Indonesia-Malaysia-Filipina(BIMP)-EAGA。 Dengan begitu maka mereka bisa menyediakan rute baru yang lebih cepat dan murah di bidang perdagangan barang-barang。

Menurut数据yang dirilis MinDA sebelumnya jika ingin berlayar dari Davao menuju ke Bitung bisa menghabiskan waktu antara 3-5 pekan。 Sementara,dengan tersedianya jalur baru itu kapal hanya perlu membutuhkan waktu 1,5 hari berlayar。 Durasinya tersebut tidak termasuk dengan masa labuh di pelabuhan。

Dibukanya jalur pelayaran tersebut juga bisa menghemat biaya yang cukup signifikan yakni mencapai 74 ribu Pesso atau setara Rp 19 juta。 Belum lagi,jalur baru juga akan meningkatkan daya jual bagi produk-produk dari area Mindanao。

“Rute ini akan menyediakan akses yang lebih efisien bagi pengusaha lokal untuk bisa berdagang dengan mitra mereka dari Indonesia,”ujar Boncato。

产品yang akan dikirimkan melalui jalur laut Mindanao ke Bitung antara lain makanan hewan,pupuk,bahan konstruksi,produk pembuat es krim,unggas(halal),buah-buahan yang segar dan buatan。 Jalur itu juga bisa digunakan untuk memasarkan produk lainnya seperti kelapa,kopra,jagung,bahan-bahan pembuat makanan,semen,sayur-sayuran,daging,kacang,kedelai,biji kopi dan gula。

Rute perintis

KAPAL RoRo。 Kapal yang digunakan untuk melayani jalur dari Davao City menuju ke Bitung mulai Minggu,4月30日。 Foto oleh Departemen Transportasi Filipina

KAPAL RoRo。 Kapal yang digunakan untuk melayani jalur dari Davao City menuju ke Bitung mulai Minggu,4月30日。 Foto oleh Departemen Transportasi Filipina

Jalur baru dari Davao menuju ke Bitung terpilih sebagai proyek percobaan bagi operasi kapal RoRo di area BIMP-EAGA。 Hal itu berdasarkan studi penelitian di tahun 2012 yang dilakukan日本国际合作。

Kajian itu juga menggarisbawahi jalur tersebut juga memungkinkan untuk pengiriman kargo ketika semua peralatannya tersedia。 Kajian yang dilakukan oleh研究教育和机构发展基金会dengan bantuan美国国际开发署tahun 2010 lalu mengungkap jika jalur pelayaran Minandao menuju ke Sulut adalah rute yang strategis bagi kedua negara。 - dengan laporan Adrianus Saerong / Rappler.com