长孙臻犭
2019-05-23 05:13:04
2017年5月2日下午1:34发布
2017年5月2日下午1:37更新

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita(kedua kiri)didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo(kiri)menghadiri Rapat Rakorwil TPID Jawa Timur di Surabaya,Jawa Timur,Rabu(19/4)。 Foto oleh Didik Suhartono / ANTARA

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita(kedua kiri)didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo(kiri)menghadiri Rapat Rakorwil TPID Jawa Timur di Surabaya,Jawa Timur,Rabu(19/4)。 Foto oleh Didik Suhartono / ANTARA

香港,Tiongkok -Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan香港贸易发展局(HKTDC)menjalin kerja sama di bidang promosi perdagangan。 Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman(MoU)oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional(PEN)Kemendag,Arlinda dan Direktur Eksekutif HKTDC Margaret Fong pada 1 Mei 2017 di Hong Kong dalam rangkaian acara Pertemuan Bisnis Indonesia-Hong Kong。

Pertemuan terrsebut dihadiri Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita,Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal(BKPM)Thomas Lembong,Dubes RI di Beijing Soegeng Rahardjo,Konsul Jenderal RI di Hong Kong Tri Tharyat,serta 300 pelaku usaha dari Hong Kong dan Indonesia。 “Dengan adanya penandatanganan MoU ini,diharapkan produk-produk ekspor Indonesia dapat dikembangkan sesuai dengan selera pasar internasional dan tren produk masa kini yang pada akhirnya dapat terus meningkatkan volume perdagangan Indonesia,”kata Enggartiasto,dalam keterangan tertulis yang diterima Rappler,Selasa 2 Mei 2017 。

MoU ini merupakan pembaruan komitmen antara Kemendag HKTDC sebagaimana telah tercantum dalam MoU sebelumnya yang ditandatangani pada 2012 dan berakhir masa berlakunya pada 20 Februari 2015. Arlinda menjelaskan kerja sama ini merupakan bukti pemerintah menyadari pentingnya sisi promosi yang harus terus diperkuat untuk meningkatkan ekspor nasional。 Mou yang baru ini lebih menekankan pada kerja sama di bidang promosi,yaitu pertukaran informasi,penyelenggaraan dialog bisnis,pemanfaatan platform elektronik,serta pelatihan kepada pelaku ekspor nasional,”kata Arlinda。

目标工业akan dikembangkan melalui kerja sama ini antara lain 装饰工艺品,家居用品,家具,礼品,玩具和游戏,宝石和珠宝,服装和纺织品,时装和配饰,食品和饮料,茶,文具,家用纺织品,信息和通信技术(ICT),医疗设备,婴儿用品,鱼和渔业,

Direktur Eksekutif 香港贸发局Margaret Fong menyatakan melalui penandatanganan MoU ini diharapkan pelaku usaha di Hong Kong dapat meningkatkan hubungan perdagangan dengan pengusaha Indonesia。 Sebaliknya,para pengusaha印度尼西亚dapat menggunakan 平台在线市场 HKTDC yang selama ini sudah lama digunakan dunia usaha internasional dalam melakukan transaksi perdagangan。

Sekilas Perdagangan印度尼西亚 - 香港

香港merupakan pasar prospektif bagi印度尼西亚。 Nilai rata-rata total perdagangan nonmigas Indonesia-Hong Kong selama 5 tahun(2012-2016)tercatat sebesar US $ 4,36 miliar dolar。 Pada 2016,nilai total perdagangan nonmigas tercatat sebesar US $ 3,90 miliar dolar,dengan nilai ekspor nonmigas sebesar US $ 2,14 miliar dolar dan nilai impor nonmigas sebesar US $ 1,76 miliar,sehingga印度尼西亚mengalami surplus sebesar US $ 380 juta 。

Nilai ekspor nonmigas Indonesia pada Januari 2017 tercatat sebesar US $ 193 juta dolar dengan produk ekspor utama Indonesia ke Hong Kong mencakup perhiasan,makanan olahan,emas,produk elektronik,dan produk perikanan。 Sedangkan nilai impor Indonesia dari香港pada Januari 2017 tercatat sebesar US $ 138,93 juta dolar dengan produk impor utama Indonesia dari香港antara lain aksesoris,kertas dan produk kertas,produk plastik,tekstil dan produk tekstil,dan produk besi。

香港merupakan 全球枢纽 perdagangan dunia yang dapat dimanfaatkan sebagai pintu masuk bagi produk-produk Indonesia ke pasar internasional,terutama ke Tiongkok yang merupakan pasar dengan lebih dari 1,4 miliar penduduk - Rappler.com